5 Jun 2012

Delegasi FKEI FIAI UII Berhasil Meraih Juara 1 Debat Ekonomi Islam SMESH Unsoed Purwokerto



ImagePurwokerto -- Sabtu-Minggu (18-19/06) yang lalu, Tim Debat Ekonomi Islam Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) UII meraih Juara I Lomba Debat dalam rangkaian acara SMESH (Seven MES Feat Shelter) yang diselenggarakan oleh mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto. Tim Debat UII diwakili oleh Muhammad Iqbal (Ekonomi Islam, 2008), Fitri Aulianisa (Ekonomi Islam, 2008), dan Samsul Zakaria (Hukum Islam, 2009). 


Lomba ini diikuti oleh mahasiswa perguruan tinggi seJogja-Jateng dan terbagi dalam 2 sesi, yakni babak penyisihan dan final. Babak penyisihan merupakan babak penyeleksian berkas Essay terkumpul. Setelah lolos seleksi, barulah peserta dapat mengikuti babak final. Pada babak final, terdapat 7 tim yang berhasil lolos seleksi, mereka adalah 3 tim dari Universitas Diponegoro (UNDIP), 3 tim dari STAIN Purwokerto, dan UII sendiri 1 tim. Sedangkan tim dari Univ. Negeri Yogyakarta (UNY) yang lolos seleksi tidak hadir dalam babak final.

Dalam perebutan Juara I dan II, UII mampu mengalahkan lawannya dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Pada sesi ini, UII bersama Undip mendebatkan mosi “Praktik Mudharabah Di Indonesia Sebagai Riba Lewat Jalur Belakang”. UII tampil sebagai tim negatif yang berarti menolak mosi yang diperdebatkan. Perdebatan berjalan dengan sangat seru. Adu argumentasi dan saling interupsi mewarnai pertandingan sesi tersebut. Hal itulah yang menjadikan dewan juri memberikan apresiasi tersendiri. “Secara konseptual kami memang memiliki argumen yang lebih kuat dan variatif. Itu yang membuat dewan juri tertarik dengan kelompok kami. Tentu hasilnya adalah kemenangan tim,” tutur Samsul Zakaria yang saat ini menjabat sebagai ketua Arabic English Community (AEC) UII. 
Dewan juri juga mengakui adanya akulturasi pengetahuan antara Islam dan Barat yang seimbang. Juri menilai bahwa masing-masing tim memiliki pemahaman yang komprehensif tentang konsep ekonomi konvensional dan Ekonomi Islam.

“Ada pengalaman menarik yang didapatkan dari debat tersebut. Ketika kami mendapatkan mosi yang cukup menantang maka kami menghubungi Pak Nur Kholis via telpon untuk meminta pendapat. Setelah itu kami merasa lega dan mendapatkan pencerahan,” tambah Samsul yang juga santri Ponpes UII angkatan 2009. Ini merupakan bukti riil dosen UII sangat mensupport kegiatan peningkatan softskill mahasiswanya. 

“Semoga ke depannya akan lahir debaters UII yang tangguh dan diperhitungkan. Kaderisasi, dalam hal ini menjadi keharusan”harap Muhammad Iqbal (santri Ponpes UII angkatan 2008) selaku Ketua Forum Kajian Ekonomi Islam (FKEI) FIAI UII.

Source : uii.ac.id

|Dept. Damedikom, 2011-2012|

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar